BLOG SUPPLY CHAIN LOGISTIK DAN GUDANG

(YOUR TRUSTED BLOG AND PARTNER), Referensi tentang Manajemen Supply Chain Logistik Dan Gudang Serta Distribusi

January 31, 2019

Manajemen Gudang | Cara Menyiasati Terbatasnya Space Atau Lahan Gudang

loading...

Image source : pixabay

Dunia Supply Chain adalah adalah sebuah bidang pekerjaan yang penuh dengan dinamika dan tantangan yang selalu berubah - ubah dari waktu ke waktu. Dengan tantangan yang selalu berubah maka bagi siapapun yang bertanggung jawab dalam bidang ini juga harus selalu belajar hal - hal baru agar bisa menyesuaikan. Selain itu perlu juga untuk menciptakan dan menemukan ide - ide baru agar penanganan manajemen supply chain semakin baik dan efisien.

Manajemen pengelolaan Gudang merupakan salah satu bagian dari kegiatan supply chain. Jika dulu ada yang menganggap bahwa semakin besar gudang sebuah pabrik maka pabrik tersebut adalah pasti pabrik yang maju dan bonafid. Namun seiring perkembangan zaman dan teknologi anggapan seperti itu sudah tidak relevan lagi. Justru sebaliknya banyak perusahaan - perusahaaan besar dan pabrik - pabrik justru mempersempit area Gudang mereka padahal bisnis perusahaan sedang berkembang dan terus maju. Mengapa demikian ?


Image source : pixabay

Di sini saya akan sedikit berbagi pengalaman saya dalam mengelola manajemen pergudangan. Pengalaman ini saya tuangkan di sini agar bisa menjadi motivasi dan juga referensi bagi anda sebagai Manager, Kepala Gudang, Supervisor Gudang, Kepala regu Gudang dan juga Operator Gudang.

Tadi saya katakan bahwa kecenderungan perusahaan dan pabrik - pabrik besar sekarang ini justru mempersempit area gudang mereka di tengah bisnis perusahaan yang sedang berkembang. Langkah ini di ambil berdasarkan sebuah ungkapan bahwa " Seberapapun besar dan luas gudang, jika pengelolaannya buruk tidak akan mendatangkan manfaat ". Yang terjadi justru kebalikannya, semakin luas gudang anda maka yang terjadi adalah pemborosan, baik pemborosan waktu maupun biaya. Mengapa ? Karena dengan area yang luas maka anda perlu melakukan pengawasan dan menjaga kondisi barang tetap baik mutunya dengan selalu mengecek fisiknya. Dan ini adalah salah satu pemborosan waktu yang paling banyak terjadi di gudang.

Banyak benefit atau manfaat dari pembatasan luas area gudang, diantaranya :

1. Efektivitas Waktu Kerja

Dengan area yang tidak begitu luas maka gerakan atau movement karyawan gudang menjadi lebih efektif karena untuk menjangkau sebuah barang yang di butuhkan tidak memerlukan banyak waktu.

2. Efisiensi Biaya

Dengan luas area gudang yang tidak begitu besar maka dalam mengelolanya tidak memerlukan banyak karyawan, terutama operator gudang. Dengan karyawan yang lebih sedikit maka secara otomatis biaya yang harus di keluarkan oleh perusahaan juga menjadi lebih sedikit dan ini merupakan sebuah contoh efisiensi cost di gudang.

3. Akurasi Data Stock Terjaga Baik

Dengan area yang lebih kecil dan jumlah material yang tersusun baik dan tidak terlalu banyak, maka akan memudahkan bagi operator gudang untuk melakukan update kartu stock dengan aktual fisik barang yang ada. Hal ini tentu akan lebih sulit dilakukan jika area nya luas dan penyimpanan barang yang ada di beberapa tempat yang terpisah.

Kemudian timbul pertanyaan dengan luas gudang yang di batasi atau di perkecil, bagaimana caranya agar penyimpanan material di gudang tetap efektif, lancar dan tidak mengganggu supply ke line produksi ?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, maka di bawah ini saya akan share beberapa cara yang bisa anda lakukan  untuk menyiasati area gudang yang tidak begitu luas agar efektifitas gudang tetap terjaga dan supply ke line produksi tetap lancar, antara lain :

1. Membuat sebuah sistem monitoring berbasis data stock di bandingkan dengan kebutuhan produksi. Sistem ini juga harus terintegrasi dengan planning production yang telah disusun oleh PPIC sehingga anda tahu kapan barang tersebut akan di butuhkan.

2. Meminta kepada purchasing agar barang - barang tertentu yang fisiknya besar seperti karton box atau peti misalnya untuk di datangkan berdasarkan info dari anda sebagai kepala gudang. Kapan waktunya dan berapa jumlahnya. Datangkan sesuai kebutuhan sehingga barang tersebut langsung terpakai oleh produksi. Seandainya ada sisa jumlahnnya tidak banyak dan bisa di simpan di gudang untuk sementara waktu.

3. Untuk barang - barang yang berukuran lebih kecil juga bisa anda atur kedatangannya, misalnya membaginya menjadi dua atau tiga kali kedatangan. Artinya datangnkan sebagian pada awal bulan ketika produksi akan mulai berjalan  untuk kebutuhan setengah bulan kedepan dan sisanya anda datangkan dua atau tiga hari sebelum pertengahan bulan.


Image source : pinterest

4. Anda bisa membuat sistem racking untuk beberapa jenis material tertentu. Misalnya material baut, mur, ring, packing dan sebagainya bisa anda susun keatas dengan rak - rak kecil tersebut. Anda juga bisa menyusunnya kedalam beberapa container box yang bisa anda susun ke atas.

5. Melakukan pengelompokkan material berdasarkan jenisnya, besar kecilnya barang, atau lainnya.


Image source : doc pribadi

6. Lakukan penempatan material dengan cermat, dengan memperhitungkan pergerakan barang. Untuk barang fast moving tempatkan di bagian bawah rak dan di posisi yang paling mudah di jangkau. Begitu seterusnya sampai material slow moving letakkan di bagian yang lebih atas (rak).

7. Tempatkan material yang tidak bergerak dalam lokasi yang terpisah sehingga tidak mengganggu pergerakan material yang lain.

Selain cara - cara di atas, anda juga dapat melakukan kreatifitas dan ide - ide yang lain yang efektif sesuai dengan bidang manufaktur atau usaha perusahaan anda.

Demikianlah artikel tentang cara menyiasati area gudang yang tidak luas sehingga operasional gudang tetap efektif dan lancar.
Semoga berguna dan bermanfaat bagi anda.

loading...

No comments:

Post a Comment