BLOG SUPPLY CHAIN LOGISTIK DAN GUDANG

(YOUR TRUSTED BLOG AND PARTNER), Referensi tentang Manajemen Supply Chain Logistik Dan Gudang Serta Distribusi

March 23, 2019

Manajemen Gudang | Pentingnya Penerapan Prinsip FIFO Di Gudang

loading...

Image source : doc pribadi

FIFO (First In First Out) merupakan salah satu prinsip dan metode dasar dalam manajemen pergudangan. Secara harfiah FIFO mengandung pengertian bahwa material yang lebih awal di terima oleh gudang adalah material pertama yang harus di keluarkan dari gudang. Secara sederhana FIFO berarti yang masuk duluan itu yang harus keluar duluan.

Mengapa harus FIFO ? Banyak hal yang berhubungan dengan prinsip dasar gudang ini. Di bawah ini saya akan mencoba mengulas mengapa metode FIFO harus di terapkan dalam pengelolaan manajemen gudang.

1. FIFO Berhubungan Dengan Kualitas Dan Mutu Material (Bahan Baku)

Sebuah product atau material (bahan baku) yang di terima oleh gudang dari suplier akan mengalami penurunan mutu dan kualitas selama masa penyimpanan. Semakin lama masa penyimpanan material maka akan semakin menurun pula mutu dan kualitasnya. Sebagai contoh misalnya packaging kayu, karton box, sticker, biji plastik dan sebagainya. Packaging kayu jika di simpan terlalu lama akan menjadi gapuk dan rusak, karton box jika di simpan terlalu lama akan mengakibatkan terjadinya perubahan warna pada printingnya menjadi pudar, sticker jika di simpan terlalu lama juga akan mengakibatkan daya rekat lem nya berkurang. Ini hanyalah contoh saja, karena masih banyak contoh - contoh material yang lain yang akan menurun kualitasnya jika di simpan terlalu lama.

2. FIFO Berhubungan Dengan HPP (Harga Pokok Produksi)

Setiap bulan perusahaan akan menghitung berapa profit (keuntungan) perusahaan. Dalam perhitungan tersebut terdapat komponen yang di namakan HPP atau Harga Pokok Produksi. Dan untuk mendapatkan nilai perhitungan HPP secara benar dan akurat maka di perlukan perhitungan harga pembelian material pada bulan tersebut.

Sementara kita ketahui bahwa harga material dalam setiap pembelian belum tentu sama karena bisa saja ada kenaikan harga dari suplier. Maka di sinilah pentingnya material yang di beli terlebih dahulu harus di pakai terlebih dahulu. Tujuannya agar nilai HPP nya benar. 

3. FIFO Berhubungan Dengan Dead Stock

Salah satu upaya atau metode yang di terapkan untuk menghindari terjadinya dead stock di gudang adalah dengan metode FIFO. Setiap lot material yang di terima dari suplier harus di catat dengan benar berapa jumlahnya, kapan datangnya dan nomor lot atau surat jalannya secara berurutan di mulai dari dari yang di terima paling awal sampai yang terbaru.

Pada saat pengeluaran atau pengiriman keluar dari gudang juga harus di catat berapa jumlahnya, asal surat jalan atau lotnnya. Habiskan jumlah material dari yang paling awal datang, jika sudah habis maka boleh di ambilkan dari lot kedatangan berikutnya, dan begitu seterusnya. Dengan pencatatan seperti ini maka peluang terjadinya dead stock sangat kecil. Jika terjadi selisih antara dokumentasi dan fisik segera telusuri sampai tuntas apa penyebnya. Apakah karena salah administrasi, kelebihan kirim atau material slip di gudang.

4. FIFO Berhubungan Dengan Komplain Suplier

Jika kita melakukan order dari suplier secara rutin perbulan dan di lakukan beberapa kali kedatangan maka penting sekali untuk di lakukan FIFO pada saat pengirimannya ke produksi. Jika pengiriman lot material ke produksi di lakukan secara acak akan sulit nantinya untuk melakukan penelusuran asal lotnya jika terjadi masalah di produksi. 

Jika asal lot material yang bermasalah tersebut sulit di ketahui maka akan sulit pula untuk melakukan komplain ke suplier untuk melakukan perbaikan ataupun penggantian. Di sinilah pentingnya FIFO, pun juga dalam penggunaannya pihak produksi juga harus menerapkan FIFO. Material yang di terima lebih awal dari gudang adalah material yang akan di pakai duluan di produksi.

Demikian sekilas artikel pada penerapan metode FIFO di gudang. Dalam artikel berikutnya saya akan ulas bagaimana cara melakukan penandaan FIFO pada material atau barang yang di terima oleh gudang beserta contoh dan gambarnya.

Semoga artikel ini berguna  dan bermanfaat untuk anda.
loading...

No comments:

Post a Comment