BLOG SUPPLY CHAIN LOGISTIK DAN GUDANG

(YOUR TRUSTED BLOG AND PARTNER), Referensi tentang Manajemen Supply Chain Logistik Dan Gudang Serta Distribusi

May 02, 2019

Manajemen Gudang | Metode Penyimpanan Barang (Storage) Di Gudang

loading...

Image source : pinterest

Selamat berjumpa kembali dengan saya, kali ini saya akan melanjutkan ulasan mengenai proses penyimpanan barang di gudang yang saya sudah bahas sebelumnya. Dan kali ini pembahasan yang akan saya tuliskan di sini adalah mengenai metode atau sistem penyimpanan barang di gudang.

Sebelum berbicara tentang metode penyimpanan, ada baiknya kita tahu dan mengerti terlebih dahulu tentang tujuan penyimpanan (storage) material di gudang. 

Tujuan dari penyimpanan di gudang adalah sebagai berikut :

1. Untuk mempersiapkan material keperluan produksi agar kegiatan produksi bisa berjalan dengan lancar.

2. Mengurangi resiko kerugian yang akan timbul seperti berhentinya proses produksi sebagai akibat keterlambatan supply material dari suplier.

3. Menjaga dan menekan biaya pembelian, terutama jika material yang tersedia di pasar terbatas dan selalu berubah - ubah dengan kecenderungan harganya yang terus naik. Jika harga sedang turun tidak ada salahnya kita melakukan pembelian lebih dari keperluan dengan pertimbangan selisih harga yang cukup tinggi jika kita bandingkan dengan melakukan pembelian bulan depan.

4. Melakukan manajemen dan pengaturan agar tidak terjadi over stock yang merugikan karena sistem penyimpanannnya selalu di monitor.

5. Mencegah kerugian akibat dari rusaknya material sebagai akibat penyimpanan yang tidak di manage dengan baik.

Baiklah, sekarang kita lanjutkan dengan metode penyimpanan di gudang.

A. Sistem Racking



Image source : pixabay

Sudah saya sampaikan di beberapa artikel saya sebelumnya bahwa gudang yang baik bukanlah gudang yang luas saja. Gudang yang baik adalah gudang yang bisa memanfaatkan space atau ruang yang terbatas dan mengakalinya dengan metode dan ide kreatif dalam melakukan sistem penyimpanan.

Dengan semakin mahalnya space atau ruang di kota - kota besar maka sistem racking menjadi solusi penyimpanan yang efisien. Dengan sistem ini, penyimpanan material tidak lagi berorientasi kepada luas horizontal gudang karena dengan sistem ini space gudang di maksimalkan secara vertikal ke atas.

Material di tempatkan pada rack - rack yang telah di tentukan. Setiap level rack tersebut di bagi lagi menjadi sejumlah bin - bin di sesuaikan dengan kebutuhan. 

Satu hal yang perlu menjadi perhatian adalah, dengan sistem vertikal ke atas maka di perlukan investasi alat untuk melakukan penempatan dan pengambilan material dari atas rack tersebut.  Alat tersebut adalah Lift reach truck. 

Kemudian di perlukan labelling yang konsisten agar memudahkan dalam melakukan kontrol material. Label tersebut harus selalu di update setiap saat jika ada perubahan karena material di ambil atau di tambah.

B. Metode Penyimpanan Berdasarkan Kelompok

Pada dasarnya kelompok material bisa di kelompokkan menjadi tiga macam yakni kelompok barang - barang besar ( bulky parts ), kelompok barang - barang kecil ( Small parts ) dan kelompok barang - barang kimia (Chemical parts).

Selain mengelompokkan tempat penyimpanan dalam kelompok bulky parts dan small parts maka susunan barang akan terlihat lebih rapih. Kemudian untuk chemical parts karena mempunyai sifat yang mudah terbakar pada umumnya, maka metode penyimpanannya mengikuti cara - cara khusus sesuai petunjuk penyimpanan dari suplier dan gudang penyimpanannya juga harus terpisah dari gudang material yang lain.

C. Metode Khusus

Metode khusus di gunakan untuk menyimpan material - material yang sensitif seperti misalnya :

1. Labels

Labels sangat sensitif terhadap panas, karena label umumnya menggunakan bahan perekat (lem). Tentu saja lem ini akan sangat sensitif terhadap suhu dan panas karena akan menyebabkan daya rekatnya berkurang.

2. Electric parts

Electric parts juga sangat sensitif terhadap suhu panas, selain itu juga sangat sensitif terhadap kotoran dan debu. Oleh karena itu tempat penyimpanan material electric hendaknya pada suhu yang di rekomendasikan oleh suplier.

Untuk tempat penyimpanan khusus ini di buatkan ruangan yang mempunyai kontrol suhu dan di monitor serta di jaga agar suhu ruangan tersebut selalu dalam keadaan stabil.

Demikianlah artikel tentang metode penyimpanan material di gudang. Semoga bisa berguna dan bisa menambah wawasan anda sebagai seorang praktisi gudang.
loading...

No comments:

Post a Comment