BLOG SUPPLY CHAIN LOGISTIK DAN GUDANG

(YOUR TRUSTED BLOG AND PARTNER), Referensi tentang Manajemen Supply Chain Logistik Dan Gudang Serta Distribusi

May 07, 2019

Manajemen Gudang | Proses Pengiriman Barang (Delivery) Di Gudang RM

loading...

Image source : pixabay

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya mengenai penerimaan barang (material) atau Receiving di gudang (Baca disini) dan penyimpanan barang atau Storage di gudang (Baca disini).

Pembahasan mengenai pengiriman barang (delivery) akan saya bagi menjadi dua bagian yaitu Pengiriman barang di gudang Raw Material (yang akan kita bahas pada artikel kali ini) dan Pengiriman barang di gudang Finish Good (akan saya ulas menyusul segera).

PENGIRIMAN BARANG DI GUDANG RM

Pengiriman barang yang terjadi dan di lakukan oleh gudang RM adalah pengiriman material untuk keperluan proses produksi. Selain itu ada juga pengiriman material kepada Subcon (Pihak luar) karena ada fabikrasi material terlebih dahulu sebelum di pakai untuk proses produksi. 

Pengiriman barang pada hakekatnya adalah filter terakhir dalam manajemen gudang, setelah proses receiving dan storage. Karena merupakan filter terakhir dari rangkaian proses manajemen material maka perlu penekanan lebih untuk hal - hal tertentu pada proses pengiriman barang tersebut seperti jumlah barang, jenis barang dan kualitas barang.

Proses Pengiriman Barang Ke Line Produksi

Untuk melakukan pengiriman barang dari gudang RM ke line produksi mengacu kepada perintah kirim (Voucher produksi) yang di terbitkan oleh bagian PPIC. Tanpa adanya voucher produksi maka bagian gudang RM tidak bisa melakukan pengiriman barang ke line produksi.

Berikut ini adalah contoh voucher produksi :


Image source : doc pribadi

Apa saja perintah yang terdapat pada voucher produksi ? Voucher produksi terdiri dari :

1. Type atau model unit barang (End product) yang akan di buat di line produksi.

2. Nama - nama barang yang di butuhkan berdasarkan pada BOM (Bill of Material).

3. Jumlah masing - masing barang yang di butuhkan.

Dari ketiga hal tersebut sudah jelas bahwa bagian gudang RM hanya bisa mengirim barang ke line produksi sesuai dengan apa yang tertulis di dalam voucher produksi tersebut.

Kemudian apa yang harus di lakukan oleh bagian gudang RM sebelum melakukan pengiriman barang ke produksi ?

a. Mempersiapkan Barang


Ketika voucher produksi sudah di terima oleh bagian gudang, maka selanjutnya bagian gudang akan melakukan persiapan barang - barang seperti yang tertulis di dalam voucher produksi tersebut.

Kendala yang sering muncul pada saat persiapan barang adalah :

  • Letak barang yang di butuhkan berada di atas rak sehingga harus menunggu giliran untuk mengambilnya.
  • Jumlah barang yang di minta tidak sama dengan jumlah satuan per bungkus barang sehingga memerlukan kerja tambah yakni proses repacking.
  • Barang yang di butuhkan terhalang barang lain sehingga perlu waktu untuk mengambilnya karena harus memindahkan barang yang menghalangi tersebut.

b. Mengumpulkan Dan Mengelompokkan Barang

Barang - barang yang sudah di persiapkan satu persatu di kumpulkan pada suatu tempat yang telah di tentukan.

c. Melakukan Final Check Barang

Setelah barang - barang tersebut di kumpulkan menjadi satu di area yang telah di tentukan maka langkah selanjutnya adalah melakukan final check terhadap barang - barang tersebut mengacu kepada voucher produksi tadi.
Type nya harus benar, kemudian jumlahnya harus sesuai dan mutu barang harus bagus. Berikan tanda pada voucher tersebut bahwa barang - barang tersebut telah di periksa dan sesuai.

d. Melakukan Serah Terima barang Dengan Produksi

Setelah melakukan final check terhadap barang - barang yang akan di kirim ke line produksi, maka tahap selanjutnya adalah menyerahkan barang - barang tersebut ke pihak produksi. Lakukan serah terima barang yang di kirimkan tersebut dengan Supervisor produksi atau orang yang di tugaskan oleh Supervisor produksi. 

Minta kepada pihak produksi agar melakukan pengecekan kembali terhadap barang yang di kirimkan tersebut. Komplain kekurangan karena kelalaian pihak produksi yang tidak mau melakukan pengecekan tidak perlu di layani. Jangan lupa meminta kepada Supervisor produksi agar menandatangani voucher pengiriman barang tersebut sebagai bukti bahwa barang - barang tersebut telah di kirim oleh gudang.

Berikut ini contoh voucher produksi yang sudah di tandatangani :


Image source : doc pribadi

Catatan : Untuk menjaga agar stock gudang selalu update maka di wajibkan untuk selalu melakukan update transaksi baik barang masuk ataupun barang yang keluar dari gudang RM.

PENGIRIMAN BARANG KEPADA PIHAK LUAR (SUBCON)

Setiap pengiriman barang kepada pihak luar karena keperluan fabrikasi, maka barang - barang yang di kirim tersebut di buatkan Surat jalan khusus dan di catat dalam Log Book khusus.

Tuliskan nama barang yang di kirim keluar tersebut lengkap dengan jumlah quantity nya, nomor surat jalan dan kemana barang tersebut di kirim. Jika proses fabrikasi telah selesai dan barang - barang tersebut di bawa kembali kegudang, maka harus di catat kembali dalam Log Book tersebut. Kapan barang tersebut kembali, berapa jumlah quantity nya dan bagaimana kondisi barang tersebut.

Demikianlah artikel mengenai pengiriman (delivery) barang di gudang RM. Semoga berguna dan menambah wawasan kita tentang manajemen pergudangan.
loading...

No comments:

Post a Comment